Saya coba memprakteksan tips dari
mas Yoris Sebastian tentang cara melatih berfikir kretaif yaitu menganalisis
sesuatu he..he..latihan.
Dikesempatakan kali ini saya akan coba meng-analisis fenomena makin sedikitnya warnet di tembalang semarang,
kelurahan kawasan pelajar mahasiswa yang penghuninya makin lama makin rame
dari anak undip, polines, unpand, stikes dll. Ide ini muncul ketika tadi siang
setelah makan siang lewat di jalan banjarsari ada pemandangan pengbongkaran
salah satu warnet yang usianya hampir 7 tahun di tembalang, rafnet namanya,
saya termasuk pelanggan di warnet ini, bahkan dulu ketika tahun 2008-2009 kadang
kala harus antre di warnet ini.
Nah ingatan saya seketika membawa
pada sebuah diskusi dengan salah seorang senior di kampus waktu itu beliau
bertanya tentang kabar bisnis yang sedang saya kelola yaitu LOETJU merchandise, banyak yang beliau ceritakan diantaranya tentang fenomena
sunrise dan sunset bisnis, apa itu ? secara sederhana yaitu bisnis-bisnis yang
makin ke sini makin lesu baik karena faktor trend, perkembangan gaya hidup dll,
serta bisnis yang baik hari ini atau di masa depan masih cerah bila dijalankan.
Nah warnet ini, beberapa tahun
terakhir ketika eranya hampir semua orang mulai memiliki laptop, netbook,
bahkan gadget serta modem yang memudahkan konektifitas dengan jaringan internet
maka lambat laun perannya sebagai sarana membantu konek ke internet dan sebuah
bisnis mulai tergantikan pelan-pelan. Bagi bisnis jelas ini berpengaruh
sekali, ibarat kata ketika di masa
jaya-jayanya sehari 24 bisa full setiap komputer digunakan, kini dalam sehari
mungkin hanya separuh dari komputer yang disediakan yang digunakan dan menghasilkan uang. Apalagi bila penurunan jumlah customer ini dihubungkan
dengan kenaikan harga sewa tempat maupun operasional yang harus dikeluarkan.
Tinggal tunggu waktu saja gulung tikarnya. Di tembalang semarang di tahun 2008
ada sekitar 10 warnet dan hari ini tinggal sekitar 3-4 yang bertahan.
Bicara tentang naik-turun buka tutup
sebuah bisnis itu hal yang wajar, karena seiring dengan berjalannya waktu ada
perubahan-perubahan dalam kehidupan ini, sebenarnya tidak hanya warnet yang
mengalami fenomena seperti ini, misal bisnis makanan dan minuman pun pasti ada
fenomena seperti ini, atau misal warung klontong yang hari ini tersisih oleh
menjamurnya minimarket-minimarket yang bermunculan berjarak saling berdekatan.
Yang menarik itu adalah ketika
sebuah bisnis bisa bertahan di antara gempuran bisnis lain, atau perubahan
jaman, apa yang membuat mereka yang bisa bertahan ketika mendapat gempuran? Banyak
ya strateginya dan setiap bisnis pasti berbeda, tapi satu kata yang mewakili
saya bisa pastikan yaitu “Kreatifitas” tanpa kreatiftas pasti mereka juga kan
terseret gulung tikar.
Saya tidak akan sok tahu, apa hal kreatif
yang bisa dilakukan dalam bisnis warnet ini, saya hanya akan menyampaikan hal
apa yang dilakukan salah satu warnet di tembalang ini yang masih bertahan yang
menurut saya kreatif, mengapa? Karena apa yang dilakukan tidak dilakukan oleh
warnet lain yang sudah tutup. Dan dar beberapa yang dilakukan warnet ini adalah
alasan mengapa sampai hari saya yang notabene sudah punya PC dan koneksi
internet sendiri masih datang ke warnet ini setidaknya seminggu sekali. Berikut
daftarnya :
- Tempat nyaman dan bersih
Kebersihan dan
kerapihan adalah hal mendasar bagi kenyamanan, orang akan betah browsing ketika
tempatnya nyaman, dan juga bebas asap rokok.
- Koneksi
lancar
Hal mendasar
lainnya adalah koneksi yang lancar, emang ada warnet yang koneksinya lemot? banyak J
- Tersedia
folder movie-music
Tiap bulan warnet
ini rajin menyediakan film-film bebagai genre yang lagi rilis dan music juga
bahkan ada serial drama korea, salah satu tujuan saya datang ke warnet ini ya
karena ingin mencari film baru itu, bila tak sempat menonton di bioskop. Terlepas
dari legal atau illegalnya tapi ini menyenangkan.
- Kamar
mandi bersih
Ada lho warnet
yang gak ada kamar mandinya, jadi bagaimana bisa betah di warnet kalau ketika
harus ke kamar kecil harus pulang dulu J
- Ada mini
musholla
Kadang karena
harus mengerjakan tugas aau mengirim sesuatu di warnet dan sudah sampai waktu
sholat sambil menunggu downloadan atau loading mengirim file, sholat dulu di
warnet. Tugas dunia tetap jalan dan bisa ibadah tepat waktu.
- Tersedia
makanan dan minuman
Salah satu teman
agar tidak bosan di depan monitor adalah ngemil, bagi customer disediakannya
makanan dan minuman bisa mengasyikan dan bagi pemilik warnet cara ini bisa jadi
amabahan pemasukan
- Penjaga
warnet yang ramah
Ini pentingya,
sebagus apapun fasilitas kalau penjaga warnet nya tidak ramah dan solutif pasti
jadi tidak nyaman untuk datang kembali ke warnet.
7 hal ini saya
ambil dari pengalaman di warnet @n net banjarasi tembaang, sekali-kali silahkan
coba J
Pasang surut
dalam bisnis itu biasa, mereka yang bisa bertahan pasti tidak lepas dari
kreatfitas. Bila hari ini bisnis anda dirasa mulai lesu cobalah cari cara-cara
kreatif agar bisa mendongkrak kembali pemasukan bisnis anda,
Semoga bermanfaat,
Saya nandar
Salam kreatif :)
Artikel Terkait
Tidak ada komentar